HATI-HATI! BERSIHKAN TEMPAT TIDUR MINIMAL 1 TAHUN SEKALI

Menurut beberapa sumber yang melakukan penelitian, menyebutkan bahwa setiap orang rata-rata melepaskan 1,5 juta sel kulit mati per jam dan mengeluarkan keringat 0,9 liter setiap hari, termasuk saat kita tertidur. Hampir setiap orang menghabiskan waktu tidur di atas kasur sebanyak rata-rata 8 jam, bahkan lebih dihari libur khususnya.

Dari kebiasaan yang kita keluarkan diatas, menyebabkan kasur yang lembab dan memicu datangnya kuman atau bahkan serangga seperti yang sering kita dengar, yaitu Tungau. Tungau adalah microspider transparan yang memakan sel kulit mati manusia dan debu organik. Hewan itu sebenarnya tidak berbahaya namun kotorannya bisa menjadi pemicu atopi atau alergi.

Efek Kasur Yang Tidak di Rawat Kebersihannya

Aku dan suami sama-sama punya kulit yang bisa dibilang sensitif. Bahkan suamiku lebih sensitif lagi daripada kulitku. Kalo aku lebih sensitif di daerah wajah, suamiku di tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya.

Suatu hari kami sedang menuju tidur, biasanya sebelum tidur sebagai suami-istri zaman now main handphone dulu sampai benar-benar mengantuk. Suamiku gatal-gatal kaki dan tangannya, aku biasa aja disitu aku mikir “hmm, gw jadi istri ganti sprei aja gak becus gimana? hahaha” Besoknya langsung ganti sprei. Malemnya masih gatal-gatal juga, coba buat ganti bed cover mungkin. Besok malamnya, sama aja masih juga gatal malah suami jadi rajin flu banget dan aku sempat ruam di betis dan paha juga gak jarang bentol-bentol bruntusan. Kita berdua anaknya gampang alergi sekali.

Akhirnya kepikiran, “kalo sprei sama bed cover di ganti tetep masih gatel-gatel yang salah bisa jadi kasurnya.” Butuh di vakum nih berarti. Karena gimana caranya mau laundry kasur? Jemur juga PR banget, lebih sering hujannya dari matahari.

Nyari sana-sini jasa vakum kasur yang coverage daerah rumah aku, karena terlalu mepet Bekasi(ya emang Bekasi sih, tapi Jakarta Timur cuman 500 meter), pada gak shanggup beb hahaha. Padahal waktu itu sempet dapet campaign dengan dibarter posting instagram, tapi karena daerah rumahku itulah batal ikut campaign. Terus kebetulan sekali nonton instastorynya Jovi Adhiguna lagi divakum sama Super Vakuum Jakarta. Cobalah dihubungi, ditanya-tanya, dimintai price list yang ternyata affordable banget untuk interval maintanance 6 bulan – 1 tahun sekali.

IMG_6975
Price list vakum kasur dari Super Vacuum Jakarta

Review Setelah Vakum

Ini cerita dari suamiku : Ketika hari dilakukannya vakum, di rumahku hujan yang lumayan lebat. Salut Mas Udin petugas vakum dari Super Vacuum Jakarta Rela ujan-ujanan ke Bekasi demi kami (huhu terharuuu…) Dengan detail dia menyedot semua kuman yang ada di kasur ukuran Single 120×200(ku pikir kasurku Queen loh haha) , 2 bantal dan 1 guling kami. Dia juga memberikan penjelasan tentang tahapan penggantian air vakumnya, dari yang bersih-kotor banget-lumayan-bersih lagi. Ketika booking, aku memang gak cuma request untuk vakum kasur, tapi 2 karpetku di rumah juga perlu di sedot. Karena setiap kali kita duduk disana pasti gatal-gatal. Disini juga Mas Udin bisa kasih beberapa alternatif.

Menurutnya kalo karpet yang lumayan besar, “Ditaruh di laundry aja pak jatohnya lebih murah. Karena kalo vakum ambilnya /40cm” Bukan yang kaku aku order A ya A dengan harga A, dia kasih alternatif lain. Si karpet satu lagi kebetulan memang agak besar dan jarang-jarang dipakai. Akhirnya yang besar gak jadi di vakum, hanya kasur dan bantal-bantal plusnya karpet kecil saja. Total yang kita bayar itu Rp. 200.000, karena tidak mencapai pembelanjaan Rp. 500.000 jadi kita terkena charge ongkos jasa Rp. 50.000 juga karena Mas Udin super ramah dan solutif sambil hujan-hujanan dateng ke rumah, kita tambahin tip Rp. 50.000. Jadi total Rp. 300.000. Affordable kan?

Terbukti memang udah gak pernah garuk-garuk lagi karena gatal, bruntusan di betis dan paha atau ruam merah lagi. Tidur jadi lebih nyaman dan nyenyak.

Berapa Frekuensi Melakukan Vakum yang Dianjurkan?

Setelah mereka mengirimkan foto report vakum yang dilakukan hari sebelumnya, seperti di bawah ini :

IMG_7081

IMG_7082

Aku penasaran sih, memang yang benar sebaiknya berapa interval waktunya untuk maintanance kasur, bed cover atau bantal-bantal ini untuk di vakum?

Baiknya, jika kita memiliki alergi 1-2 bulan sekali lakukan vakum, tapi kalau tidak ada alergi bisa 2-3 bulan sekali dalam setahun.

Kesimpulan

Kalau memang belum bisa seintens itu untuk rajin membersihkan kasur yang kita gunakan untuk istirahat setiap hari, at least satu tahun sekali sudah paling minimal sepertinya. Demi kesehatan kita juga beb! Perhatikan juga furniture kita yang lainnya, seperti sofa. Biasanya tungau ditemukan pada soft furniture, seperti kasur, karpet, atau sofa dan tempat yang lembap. Intinya adalah walaupun sudah terlihat bersih sampai mengilap ternyata bukan berarti kita dan keluarga bebas dari bahaya penyakit dan alergi.

Ps. Untuk teman-teman yang DM aku lewat instastory, mudah-mudahan informasinya lengkap yaa… Ini honest review, bukan campaign apapun. Campaignya kagak jadi, gara-gara rumahnya di planet Bekasi hahaha

xoxo

Karin

Leave a Reply

Scroll Up